Admin

SELAMAT DATANG

Selamat datang di Coretan RD - saya senang Anda berada di sini, dan berharap Anda sering datang kembali. Silakan Berlama - Lama di sini dan membaca lebih lanjut tentang artikel yang Kami susun. Ada banyak hal tentang kami, Anda mungkin akan menemukan sesuatu yang menarik

Sekilas Tentang Admin

Nama saya Rilvan, Saya Bukan Seorang Blogger, Desainer atau Apapun Tapi Saya Hanya Seseorang Yang Ingin Selalu Belajar dan Ingin Tahu Sesuatu Yang Baru...

Welcome to My Blog Jangan lupa berikan saran kritik Anda terima kasih

Jumat, 06 April 2012

Lomba Blog Pribadi dari JIS Th 2012

Assalamu'alaikum...Selamat malam. Wah lumayan lama ne aku tertidur. Maksudnya lama gak posting. tapi spesial postingan kali ini. Saya khususkan buat siswa-siswi SMPN 1 RSBI Kota Probolinggo dalam mengikuti Lomba Blog Pribadi dengan tema "Pelayanan Kesehatan di Kota Probolinggo". Yuk kita lihat apa aja sih kriteria lombanya. Berharap SiswaQ dapat memenangkan lomba ini. Amin... Bagi Siswa yang menginginkan Syarat atau kriteria lomba dan Logo JIS (Jaringan Informasi Sekolah) dapat kalian lihat berikut. jangan beranjak meninggalkan postingan ini ya.
di catet y ne kriteria e....
LOMBA KOMPUTER HARDIKNAS 2012
TINGKAT SMP / MTs Negeri & Swasta Se-KOTA PROBOLINGGO

1. Format Lomba : “Pembuatan Blog Pribadi”
2. TEMA : “ Pelayanan Kesehatan di Kota Probolinggo”
3. SYARAT PESERTA
Siswa SLTP (SMP/MTs) Negeri / Swasta di Kota Probolinggo
Peserta merupakan peserta perorangan atas nama sekolah
Setiap sekolah diharapkan mengirimkan peserta sebanyak-banyaknya.
Biaya pendaftaran Rp. 25.000,- per peserta
4. KETENTUAN LOMBA
Blog dibuat berdasar kondisi Pelayanan Kesehatan di Kota Probolinggo
Pembuatan Blog selama bulan Maret-April 2012
Setiap peserta wajib membuat Blog Map / Skenario Blog / Bagan Blog.
Software yang digunakan bebas sesuai dengan kebutuhan peserta.
Halaman utama (Home) berisi profil pribadi yang dilengkapi identitas sekolah dan Logo JIS-Pro (bisa didownload di website Dinas Pendidikan Kota Probolinggo : www.dinaspdk-kotaprobolinggo.net Alamat blog serta print-out Blog Map diserahkan kepada panitia pada saat mendaftar.
Batas akhir penyerahan hasil karya adalah tanggal 23 April 2012.
Peserta & Guru Pembimbing wajib hadir di Aula Dinas Pendidikan Kota Probolinggo pada hari Sabtu, 28 April 2012 pukul 08.00 WIB. Bagi nominasi 10 blog terbaik berdasarkan keputusan Juri HARUS mempresentasikan hasil karyanya (Pengumuman 10 nominasi terbaik pada tanggal 27 April 2012).
5. KRITERIA PENILAIAN
Kelengkapan content (isi)
Tata Bahasa
Desain Grafis
Originality Blog
6. TEKNIS PENILAIAN
Seluruh Pembimbing dari peserta lomba di mohon untuk memberikan penilaian (Juri Votelock) pada saat presentasi 10 nominasi blog terbaik. Penilaian dilaksanakan pada Sabtu, 28 April 2012 pukul 08.00 WIB di aula Dinas Pendidikan Kota Probolinggo.
7. HADIAH
Juara I : Uang Pembinaan (Rp. 400.000) + Thropy + Piagam
Juara II : Uang Pembinaan (Rp. 300.000) + Thropy + Piagam
Juara III : Uang Pembinaan (Rp. 200.000) + Thropy + Piagam
8. TEMPAT DAN WAKTU PENDAFTARAN
Waktu pendaftaran dan penyerahan hasil karya : Senin – Jum’at (Pukul 08.00 – 12.00) Mulai tanggal 16 april s/d 23 April 2012
Tempat Pendaftaran : Skretariat JIS (Sebelah Kantor PGRI)
Jl. Hayam Wuruk No.63 Tlp. (0335) 7606731 (Depan SMP Negeri 3) Probolinggo

Download File Kriteria Lomba Blog dan Logo JIS

Silahkan Anda klik icon download berikut :



Baca Selengkapnya...

Kamis, 01 Maret 2012

Teori Belajar Pavlov dan Aplikasinya

1. Teori belajar Pavlov (Conditioning theory)
Ivan Petrovich Pavlov dilahirkan di Ryazan Rusia tanggal 18 September 1849. Pada tahun 1884 ia memulai penelitian mengenai fisiologi pencernaan. Karyanya mengenai pengkondisian sangat mempengaruhi psikology behavioristik di Amerika. Karya tulisnya adalah Work of Digestive Glands (1902) dan Conditioned Reflexes (1927).
Classic conditioning ( pengkondisian atau persyaratan klasik) adalah proses yang ditemukan Pavlov melalui percobaannya terhadap anjing, dimana perangsang asli dan netral dipasangkan dengan stimulus bersyarat secara berulang-ulang sehingga memunculkan reaksi yang diinginkan.
Eksperimen-eksperimen yang dilakukan Pavlov dan ahli lain tampaknya sangat terpengaruh pandangan behaviorisme, dimana gejala-gejala kejiwaan seseorang dilihat dari perilakunya. Hal ini sesuai dengan pendapat Bakker bahwa yang paling sentral dalam hidup manusia bukan hanya pikiran, peranan maupun bicara, melainkan tingkah lakunya. Pikiran mengenai tugas atau rencana baru akan mendapatkan arti yang benar jika ia berbuat sesuatu (Bakker, 1985).
Bertitik tolak dari asumsinya bahwa dengan menggunakan rangsangan-rangsangan tertentu, perilaku manusia dapat berubah sesuai dengan apa yang diiginkan. Kemudian Pavlov mengadakan eksperimen dengan menggunakan binatang (anjing) karena ia menganggap binatang memiliki kesamaan dengan manusia. Namun demikian, dengan segala kelebihannya, secara hakiki manusia berbeda dengan binatang.
Ia mengadakan percobaan dengan cara mengadakan operasi leher pada seekor anjing, sehingga kelihatan kelenjar air liurnya dari luar. Apabila diperlihatkan sesuatu makanan, maka akan keluarlah air liur anjing tersebut. Kini sebelum makanan diperlihatkan, maka yang diperlihatkan adalah sinar merah terlebih dahulu, baru makanan. Dengan sendirinya air liurpun akan keluar pula. Apabila perbuatan yang demikian dilakukan berulang-ulang, maka pada suatu ketika dengan hanya memperlihatkan sinar merah saja tanpa makanan maka air liurpun akan keluar pula.
Makanan adalah rangsangan wajar, sedang merah adalah rangsangan buatan. Ternyata kalau perbuatan yang demikian dilakukan berulang-ulang, rangsangan buatan ini akan menimbulkan syarat(kondisi) untuk timbulnys air liur pada anjing tersebut. Peristiwa ini disebut: Reflek Bersyarat atau Conditioned Respons.
Pavlov berpendapat, bahwa kelenjar-kelenjar yang lain pun dapat dilatih. Bectrev murid Pavlov menggunakan prinsip-prinsip tersebut dilakukan pada manusia, yang ternyata diketemukan banyak reflek bersyarat yang timbul tidak disadari manusia.
Dari eksperimen Pavlov setelah pengkondisian atau pembiasaan dapat diketahui bahwa daging yang menjadi stimulus alami dapat digantikan oleh bunyi lonceng sebagai stimulus yang dikondisikan. Ketika lonceng dibunyikan ternyata air liur anjing keluar sebagai respon yang dikondisikan.

2. Hukum-hukum belajar Pavlov
Dari eksperimen yang dilakukan Pavlov terhadap seekor anjing menghasilkan hukum-hukum belajar, diantaranya :
1). Law of Respondent Conditioning yakni hukum pembiasaan yang dituntut. Jika dua macam stimulus dihadirkan secara simultan (yang salah satunya berfungsi sebagai reinforcer), maka refleks dan stimulus lainnya akan meningkat.
2). Law of Respondent Extinction yakni hukum pemusnahan yang dituntut. Jika refleks yang sudah diperkuat melalui Respondent conditioning itu didatangkan kembali tanpa menghadirkan reinforcer, maka kekuatannya akan menurun.

3. Aplikasi teori Pavlov
Aplikasi teori Pavlov terhadap pembelajaran siswa yaitu : mementingkan pengaruh lingkungan, mementingkan bagian-bagian, mementingkan peranan reaksi, mengutamakan mekanisme terbentuknya hasil belajar melalui prosedur stimulus respon, mementingkan peranan kemampuan yang sudah terbentuk sebelumnya, mementingkan pembentukan kebiasaan melalui latihan dan pengulangan, hasil belajar yang dicapai adalah munculnya perilaku yang diinginkan.

4. Kekurangan
Proses pembelajaran sangat tidak menyenangkan bagi siswa karena guru sebagai sentral, bersikap otoriter, komunikasi berlangsung satu arah, guru melatih dan menentukan apa yang harus dipelajari murid. Murid dipandang pasif, Perlu motivasi dari luar, dan sangat dipengaruhi oleh penguatan yang diberikan guru. Murid hanya mendengarkan dengan tertib penjelasan guru dan menghafalkan apa yang didengar dan dipandang sebagai belajar yang efektif. Guru tidak memperhatikan individual-differences.

5. Kelebihan
Cocok untuk pemerolehan kemampuan yang membutuhkan praktek dan pembiasaan yang mengandung unsur-unsur seperti : kecepatan, spontanitas, kelenturan, refleks, daya tahan dan sebagainya. Teori ini juga cocok diterapkan untuk melatih anak-anak yang masih membutuhkan dominasi peran orang dewasa, suka mengulangi dan harus dibiasakan, suka meniru dan senang dengan bentuk- bentuk penghargaan langsung seperti diberi permen atau pujian.


Baca Selengkapnya...

Rabu, 29 Februari 2012

Teori Belajar dan Aplikasi belajar Thorndike

Menurut Thorndike, belajar merupakan peristiwa terbantuknya asosiasi-asosiasi antara peristiwa-peristiwa yang disebut stimulus (S) dan respon (R).
Dari eksperimen kucing lapar yang dimasukan dalam sangkar diketahui bahwa supaya tercapai hubungan antara stimulus dan respons perlu adanya kemampuan untuk memilih respons yang tepat serta melalui usaha-usaha atau percobaan-percobaam (trial) dan kegagalan-kegagalan (error) terlebih dulu.hal ini adalah hal yang paling mendasar dalam belajar. Teori Thorndike disebut dengan teori belajar koneksionisme atau teori asosiasi.Thorndike mengemukakan bahwa asosiasi antara stimulus dan respons mengikuti hukum-hukum berikut:
a. Hukum kesiapan
yaitu semakin siap suatu organisme memperoleh perubahan tingkah laku maka pelaksanaan tingkah laku tersebut akan menimbulkan kepuasan individu sehingga asosiasi cenderung diperkuat.
b. Hukum latihan
Yaitu semakin sering suatu tingkah laku diulang/dilatih(digunakan) maka asosiasi tersebut akan semakin kuat.
c. Hukum Akibat
Yaitu hubungan stimulus respons cenderung diperkuat bila akibatnya menyenangkan dan cenderung diperlemah jika akibatnya tidak memuaskan.

Hukum Tambahan Thorndike
a. Hukum Reaksi Bervariasi
Pada individu diawali oleh proses trial dan error yang menunjukan adanya bermacam-macam respons sebelum memperoleh respon yang tepat dalam memecahkan masalah yang dihadapi.
b. Hukum Sikap
Perilaku belajar seseorang tidak hanya ditentukan oleh hubungan stimulus dengan respon saja tetapi juga ditentukan keadaan yang ada dalam diri individu baik kognitif, emosi, sosial maupun psikomotor.
c. Hukum Aktivitas Berat Sebelah
Individu dalam proses belajar memberikan respon hanya pada stimulus tertentu saja sesuai dengan persepsinya terhadap keseluruhan situasi (respon selektif)
d. Hukum Respon by Analogy
Individu dapat melakukan respons pada situasi yang belum pernah dialami karena individu sesungguhnya dapat menghubungkan situasi yang belum pernah dialami dengan situasi lama yang pernah dialami sehingga terjadi transfer atau perpindahan unsur-unsur yang telah dikenal ke situasi baru. Makin banyak unsur yang sama maka transfer akan labih mudah.
e. Hukum perpindahan Asosiasi
Proses peralihan dari situasi yang dikenal ke situasi yang belum dikenal dilakukan secara bertahap dengan cara menambahkan sekiki demi sedikit unsur baru dan membuang sedikit demi sedikit unsur lama.

PENERAPAN TEORI THORNDIKE
a. Guru harus tahu apa yang akan diajarkan, materi apa yang harus diberikan, respon apa yang diharapkan, kapan harus memberi hadiah atau membetulkan respon. Oleh karena itu tujuan pedidikan harus dirumuskan dengan jelas.
b. Tujuan pendidikan harus masih dalam batas kemampuan belajar peserta didik. Dan terbagi dalam unit-unit sedemikian rupa sehingga guru dapat menerapkan menurut bermacaam-macam situasi.
c. Agar peserta didik dapat mengikuti pelajaran, proses belajar harus bertahap dari yang sederhana sampai yang kompleks.
d. Dalam belajar motivasi tidak begitu penting karena yang terpenting adalah adanya respon yang benar terhadap stimulus.
e. Peserta didik yang telah belajar dengan baik harus diberi hadiah dan bila belum baik harus segera diperbaiki.
f. Situasi belajar harus dibuat menyenangkan dan mirip dengan kehidupan dalam masyarakat.
g. Materi pelajaran harus bermanfaat bagi peserta didik untuk kehidupan anak kelak setelah keluar dari sekolah.
h.Pelajaran yang sulit, yang melebihi kemampuan anak tidak akan meningkatkan kemampuan penalarannya.
Kelebihan
Dengan sering melakukan pengulangan dalam memecahkan suatu permasalahan, anak didik akan memiliki sebuah pengalaman yang berharga. Selain itu dengan adanya sistem pemberian hadiah, akan membuat anak didik menjadi lebih memiliki kemauan dalam memecahkan permasalahan yang dihadapinya.
Baca Selengkapnya...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Terima kasih telah berkunjung.
Jangan Lupa komentarnya ya.
by Rilvan And Diah